-->

7 Trik Mempertahankan Bisnis di Era Disrupsi

7 Trik Mempertahankan Bisnis di Era Disrupsi - Bagaimana tutorial menghadapi era disrupsi yg akan rutin terjadi dalam dunia urusan ekonomi ini? 

Menurut saya kuncinya merupakan adaptasi, sebab disrupsi itu merupakan sebuah perubahan dalam lingkungan bisnis, serta pastinya adaptasilah yg mampu menjadi obatnya.  Berikut merupakan 7 (tujuh) trik yg menurut saya mampu dilakukan oleh urusan ekonomi dalam menghadapi era disrupsi ini supaya urusan ekonomi tidak kehilangan pelanggannya alias bahkan mati.

1. Mengamati Tren

Cara menghadapi era disrupsi yg pertama merupakan melakukan Trend watching yaitu kegiatan dalam mengamati perubahan demam isu dalam lingkungan bisnis. Dengan rutin mengamati lingkungan, jadi urusan ekonomi akan rutin mengenal perubahan-perubahan yg sedang serta akan terjadi jadi gejala-gejala timbulnya disrupsi akan terdeteksi dengan cara dini. Komponen-komponen yg wajib dipantau yaitu demam isu teknologi, ekonomi, budaya, politik, serta lingkungan alam. Informasi dari demam isu watching mampu dipakai untuk melakukan penyesuaian serta antisipasi, jadi efek dari disrupsi mampu diminimalisir, alias bahkan mampu jadi agent of disruption, yaitu pelaku urusan ekonomi yg menjadi pionir dalam disrupsi.

2. Melakukan Riset 

Cara menghadapi era disrupsi selanjutnya merupakan melakukan riset. Agar demam isu watching yg dilakukan hasilnya mampu lebih meyakinkan, jadi wajib dilakukan dengan pendekatan riset. Karena dengan riset info yg didapat mampu dipertanggungjawabkan tentang kesahihan serta keabsahannya, sebab dilakukan dengan cara ilmiah. Oleh sebab itu urusan ekonomi di era ini wajib mempunyai manfaat riset, yg biasa dinamakan R&D (research & development).

3. Manajemen Resiko

Cara menghadapi era disrupsi yg ketiga yaitu rutin melakukan pengelolaan terhadap resiko. Lingkungan yg terdisrupsi pada dasarnya akan menjadi pemicu dari resiko bisnis. Oleh sebab itu, urusan ekonomi wajib rutin mampu mengelola disrupsi sebagai sebuah peril dalam resiko, serta mampu dikatakan bahwa disrupsi itu wajib dikelola, serta menurut saya risk management disini mampu difokuskan terhadap disruption management yg isinya bagaimana disrupsi diidentifikasi, dianalisis serta dievaluasi, jadi urusan ekonomi mampu mempunyai ruang serta waktu untuk mengantisipasi gejala disrupsi yg akan terjadi.

4. Melakukan Inovasi

Cara menghadapi era disrupsi yg ke-empat merupakan melakukan inovasi, yaitu membikin terobosan-terobosan baru alias penyesuaian-penyesuaian pada urusan ekonomi yg lama supaya lebih sesuai dengan era dimana masa disrupsi terjadi. Inovasi mampu dilakukan apabila momen tersebut telah terlanjur terjadi serta mampu sukses pada urusan ekonomi yg mau melakukan perubahan. Contohnya merupakan urusan ekonomi yg murni offline, membikin inovasi dengan meluncurkan versi online.

5. Modifikasi Produk

Cara menghadapi era disrupsi yg ke-lima merupakan switching alias memutar haluan bisnis. Cara ini mampu dilakukan Jika urusan ekonomi yg ada tidak lagi mampu diotak-atik alias dimodifikasi, jadi solusinya merupakan wajib berani putar haluan alias mematikan produk yg telah dimiliki. Contohnya Telkom yg rutin berani untuk mematikan alias mengkanibalisasi produknya sendiri semacam telepon kabel yg diganti dengan nir-kabel dll.

6. Partnership

Cara menghadapi era disrupsi yg ke-enam yaitu melakukan taktik partnership. Era disrupsi pada masa ini membikin urusan ekonomi susah untuk bertempur sendiri sebab persaingan telah sangat kompleks serta proses urusan ekonomi telah ter-inklusi. Oleh sebab itu solusinya merupakan dengan melakukan kolaborasi serta aliansi-aliansi strategis mulai dari segi input hingga output dalam supply chain supaya urusan ekonomi menjadi lebih manjur serta efisien.

7. Robah Pola Pikir

Cara menghadapi era disrupsi yg terbaru merupakan dengan melakukan change management. Hal ini mampu dilakukan untuk mengubah pola pikir serta kesadaran dari elemen sumber daya insan dalam organisasi urusan ekonomi supaya mampu bahu-membahu melakukan perubahan. Karena efek disrupsi itu mampu mengubah segala faktor tidak terkecuali pada adat organisasi dalam melakukan proses bisnisnya. Oleh sebab itu solusinya merupakan organisasi wajib mampu berubah menyesuaikan adat organisasi di era disrupsi yg ada.


Itulah ke-tujuh trik yg mampu dilakukan oleh bisnis, supaya tidak lantas mati ditelan oleh fenomena disrupsi yg akan rutin terjadi baik pada masa lalu, saat ini serta yg akan datang. Selamat menghadapi era disrupsi

0 Response to "7 Trik Mempertahankan Bisnis di Era Disrupsi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel