-->

Tips Memimpin Tim Agar Bekerja Lebih Efektif

Tips Memimpin Tim Agar Bekerja Lebih Efektif - Sangat membahagiakan ketika orang-orang setuju dengan Anda, bukan? Ini merupakan validasi yg menarik - dari pikiran Anda, pandangan baru Kalian ... mengenai Anda. Itu membikin Kalian merasa semua hangat serta kabur di dalam. Ya, itu keren ketika orang-orang setuju dengan Anda.

Kecuali itu tak menggerakkan jarum. Apalagi ketika kesepakatan datang terlalu dini.

Ada adegan canggih dalam serial TV lama The West Wing. Leo McGarry merupakan Kepala Staf untuk presiden Demokrat liberal Jed Bartlet. Dalam adegan ini, Leo memperkenalkan pekerjaan terhadap Ainsley Hayes dari Partai Republik konservatif yg jahat serta cerdas. Ainsley bimbang mengapa seorang presiden liberal mengharapkan seorang Republikan konservatif bekerja di Gedung Putih. Leo kemudian berkata kalimat yg menurut saya wajib dikomit oleh setiap pemimpin di setiap tingkatan:

"Presiden suka orang-orang pintar yg tak setuju dengannya."

Jika Kalian seorang pemimpin, gantilah nama Kalian dengan "presiden" (kecuali apabila Kalian kebetulan menjadi presiden, dalam faktor ini Kalian mungkin tetap wajib mengganti nama Anda, sebab merujuk pada diri sendiri dengan gelar Kalian bego serta megah). Mari kita membuatnya sederhana. Inilah kalimat baru:

"Aku suka orang-orang pintar yg tak setuju denganku."

Saya ingin Kalian menjadikan itu salah satu mantra kepemimpinan mutlak Anda. "Aku suka orang-orang pintar yg tak setuju denganku."

Jika Kalian ingin membangun otot, Kalian melakukan latihan ketahanan. Resistansi dapat dalam bentuk beban, karet gelang, alias tubuh Kalian sendiri (misalnya, ketika melakukan push-up serta pull-up). Perlawanan membikin otot lebih kuat.

Bahkan ide-ide paling baik pun mendapat fungsi dari perlawanan. Perlawanan ini datang dalam bentuk pushback oleh orang-orang pintar. Bahkan apabila orang-orang pintar hanya berperan sebagai penasihat iblis, tantangannya mempunyai tujuan. Ketika suatu pandangan baru ditantang, satu dari tiga faktor akan terjadi:

  • Idenya akan diperkuat.
  • Idenya akan dievaluasi kembali.
  • Gagasan itu akan ditinggalkan.

Salah satu dari ketiganya lebih disukai daripada gagasan yg diterima dengan cara membabi buta oleh tim yg terlalu terintimidasi untuk dipertanyakan, alias terlalu tak berminat untuk peduli.

Ketika suatu pandangan baru ditantang, itu diperiksa. Pemeriksaan ini akan menemukan satu dari tiga faktor mengenai pandangan baru tersebut, yg sesuai dengan daftar di atas:

  • Idenya merupakan suara.
  • Idenya cacat melainkan dapat diperbaiki / diperbaiki.
  • Idenya cacat, serta tak dapat diperbaiki. (Bahkan dalam permasalahan ini, pandangan baru "buruk" dapat menjadi percikan yg mengarah pada pandangan baru "baik".)
  • Perjanjian merupakan faktor yg baik, melainkan tak ketika itu otomatis; tak ketika itu stempel.
  • Kesepakatan merupakan faktor yg baik ketika hingga pada akhir debat yg cerdas. Kesepakatan merupakan faktor yg baik ketika timbul dari ketidaksepakatan.

Karena itu, sebagai seorang pemimpin, Kalian wajib belajar untuk menyukai orang-orang pintar yg tak setuju dengan Anda.

0 Response to "Tips Memimpin Tim Agar Bekerja Lebih Efektif"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel